Representasi Matematis Fenomena Kimia Pengawetan Makanan Tradisional Nusantara Berbasis Etnosains

Anik Pujiati, Retariandalas Retariandalas

Sari


Artikel ini bertujuan mengkaji fenomena kimia dalam pengawetan makanan tradisional Nusantara, menyusun representasi matematisnya, dan menjelaskan implikasinya dalam pembelajaran kimia berbasis etnosains. Artikel ini menggunakan metode literature review dengan pendekatan deskriptif-kualitatif. Literatur dianalisis melalui identifikasi, klasifikasi, dan sintesis sumber yang relevan dengan pengawetan pangan, kimia pangan, representasi matematis, dan etnosains. Hasil kajian menunjukkan bahwa penggaraman, pengeringan, fermentasi, pengasapan, pemanasan, dan penambahan gula memuat konsep kimia seperti osmosis, kadar air, aktivitas air, pH, aktivitas mikroba, oksidasi, denaturasi protein, karamelisasi, dan reaksi Maillard. Fenomena tersebut dapat direpresentasikan melalui perhitungan perubahan massa, laju pengeringan, konsentrasi larutan, persentase garam, dan perubahan pH. Kajian ini menyimpulkan bahwa pengawetan makanan tradisional Nusantara dapat menjadi konteks pembelajaran kimia yang konkret, relevan, dan bermakna karena menghubungkan konsep kimia dengan pengalaman budaya peserta didik.

Teks Lengkap:

PDF

Refbacks

  • Saat ini tidak ada refbacks.